SeputarSultra
Headlines News :

seputarsultra.blogspot.com
BannerFans.com

IKLAN BARIS

  • Jaul Tanah Kavling
    Jaul Tanah Kavling
    Investasi Cerdas di Kota Kendari.
  • Rental Mobil Wilayah Kendari
    Rental Mobil Wilayah Kendari
    Rental aneka tipe mobil baru: avanza, xenia, ertiga, dll.
  • Dikontrakkan Rumah Permanen
    Dikontrakkan Rumah Permanen
    FASILITAS : 4 Kamar Tidur, 2 Kamar Mandi/WC, Ruang Tamu,Ruang Tengah, Dapur, Listrik 900W, Air PDAM. ALAMAT .
  • Jaul Tanah Kavling
    Jaul Tanah Kavling
    Investasi Cerdas di Kota Kendari.
  • Rental Mobil Wilayah Kendari
    Rental Mobil Wilayah Kendari
    Rental aneka tipe mobil baru: avanza, xenia, ertiga, dll.
  • Rental Mobil Wilayah Kendari
    Rental Mobil Wilayah Kendari
    Rental aneka tipe mobil baru: avanza, xenia, ertiga, dll.
    Showing posts with label Bombana. Show all posts
    Showing posts with label Bombana. Show all posts

    Wabup Kolaka : kafilah Kolaka tetap juara umum

    Pemkab Kolaka berencana memboikot pelaksaan MTQ tingkat Provinsi Sultra dengan tidak ikut pada MTQ kedepan.

    Kolaka, (Seputar Sultra) --- Wakil Bupati Kolaka, Muhammad Jayadin tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas ulah dewan hakim yang menetapkan Kabupaten Kolaka juara kedua, meski perolehan emasnya lebih banyak dibanding juara umum, saat menerima kafilah Kolaka, Jumat (21/3/2014).


    “Tegas saya sampaikan selama saya menjadi ketua LPTQ kalau Bupati mengizinkan, saya tidak ikutkan Kolaka ikut MTQ tingkat Provinsi dua sampai tiga kali sebagai bentuk kekecewaan. Kalau perlu tidak usah kita berangkatkan 9 juara MTQ dari Kolaka ke MTQ tingkat Nasional di Riau, karena sangat menyakitkan kita, termasuk masyarakat Kolaka yang disakiti.”Kata ketua LPTQ Kolaka ini yang mendapat tepuk tangan riuh para peserta dan pejabat yang hadir.

    Bahkan diawal sambutannya, Jayadin mengucapkan “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun”. Kata itu menurutnya bukan hanya dilafadzkan ketika ada kematian, tapi patut di ungkapkan ketika mendengar musibah. Sebagai ketua LPTQ dan Pemda Kolaka menganggap apa yang dialami Kolaka di kabupaten Bombana sebagai musibah, apalagi pihaknya sudah siapkan kemenangan sebagai juara umum, tapi ternyata diluar dugaan, Kolaka kembali terdzalimi dan inilah yang dianggap sebuah musibah.

    Jayadin mengaku kecewa sebab sudah mencetak spanduk ucapan selamat datang kafilah Kolaka sebagai juara umum, karena informasi awal sudah menang yang dibuktikan dengan 9 medali emas. Secara logika di kejuaraan manapun yang terbaik adalah peserta yang mendapatkan emas terbanyak. Tapi di Bombana tidak menggunakan itu.

    “Sudah dua kali Kolaka terdzalimi, Kalau di Wakatobi agak kasar, tapi di Bombana agak halus dengan cara mencarikan hitungan supaya kalah. Apapun bentuknya, emas tidak bisa di campur dengan perak, karena dimanapun termasuk internasional yang ditentukan emas. Biar mereka campur dengan emas Bombana tidak akan sama.”Tegasnya.

    Jika begini kondisinya kedepan tidak usah mencari emas, cukup perak sebanyak-banyaknya supaya bisa menjadi pemenang. Kedepan ada peserta yang tidak mendapat emas tapi juara umum karena mengumpulkan banyak perak.

    Jayadin menilai dengan 9 emas yang diraih Kolaka dan 7 emas Bombana yang kemudian keluar sebagai juara umum adalah sebuah ketidak wajaran terjadi, bahkan masyarakat Bomabana saja tidak menyangka itu terjadi, apalagi kabupaten lain, khususnya Kolaka, sehingga memilih meninggalkan arena MTQ sebelum selesai acara karena tidak ada gunanya bersama dengan mereka.

    Dia heran urusan agama diatur-atur bagaimana bangsa dan daerah ini akan maju. Ini semua bakal menjadi bahan tertawaan agama lain yang beranggapan bahwa seperti inilah Islam, syiar Islam saja diakal-akali apalagi yang lainnya.

    “Perolehan medali sudah sesuai target yakni 9 emas. Saya anggap kafilah Kolaka tetap juara umum.”Kata Jayadin.

    Kab. Bombana Sukses Menyandang Juara Umum

    Bombana, (Seputar Sultra) --- Ivent Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Sultra ke XXV Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dihelat di Kabupaten Bombana ditutup Kamis malam (20/3/2014). Tuan rumah sukses menyadang sebagai juara umum.

    Dari peserta 14 Kabupaten/Kota di Sultra, dengan sembilan cabang atau 24 golongan yang dilombakan. Kabupaten Bombana sukses menyabet tujuh mendali emas, delapan perak dan tujuh perunggu.

    Atas raihan itu, Kafilah Bombana unggul dengan total point 66. (Satu emas bernilai lima, perak bernilai tiga dan perunggu bernilai satu). Tuan rumah menyalib Kabupaten Kolaka diperingkat kedua, dengan torehan sembilan emas, tiga perak dan tujuh perunggu.

    Sementara Juara tiga disandang Kota Kendari dengan perolehan empat emas, perak enam dan perunggu tiga. Peringkat ke empat Kabupaten Kolaka Utara dengan raihan enam emas, tiga perak dan dua perunggu.

    Sedangkan posisi kelima Kabupaten Muna dengan hasil tiga emas, empat perak dan dua perunggu.
    Daftar peringkat ini dibacakan langsung oleh Zainuddin atas nama Dewan Hakim dan juri, saat malam penutupan MTQ sultra ke-25 di area utama MTQ di Rumbia Ibukota Kabupaten Bombana.

    Umar Samiun Siapkan Bonus Rp. 5 Juta Juara Satu MTQ Sultra

    Rumbia, Bombana (Seputar  Sultra) — Bupati Buton, H. Samsu Umar Abdul Samiun, menyiapkan bonus Rp. 5 juta bagi peserta kafilah daerahnya yang meraih medali emas atau juara Satu pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-25 Tahun 2014 yang dilaksanakan di Kabupaten Bombana.

    “Sebagai motivasi dan penghargaan, siapapun peserta yang mendapat juara satu, maka secara pribadi saya akan berikan tambahan hadiah Rp. 5 juta setiap orang,” kata Bupati Buton, beberapa waktu lalu.
    Ia berharap agar seluruh cabang yang diikuti dapat meraih prestasi. Kata dia, predikat dan target meraih juara memang bukan hakikat utama dalam pelaksanaan MTQ, tetapi lebih pada menumbuhkan keimanan dan pengamalan Al Quran secara baik.

    “Tapi juara juga merupakan ambisi yang harus kita raih untuk mengharumkan daerah. Ciptakan kekompakan dan kebersamaan serta tetap pelihara kesehatan agar mampu tampil prima serta jaga sikap agar dapar berinteraksi dengan peserta daerah lainnya,” pesan Umar Samiun.

    Pada event MTQ yang digelar di Bumi Munajah Wonua Bombana itu, kafilah Buton menyertakan sebanyak 150 orang, 74 orang merupakan peserta yang siap berkompetisi dan selebihnya pelatih, ofisial dan petugas lainnya.

    H. M. Nur Sinapoy Janji Bonus Untuk Juara MTQ

    Rumbia, Bombana (Seputar Sultra) —Pejabat (Pj)Bupati Konawe Kepulauwan (Konkep), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H. M. Nur Sinapoy, menjanjikan bonus kepada setiap peserta kafilah Konkep yang mendapat juara pada Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) Tingkat Provinsi Sultra XXV Tahun 2014 yang digelar di Kabupaten Bombana.
    “Bagi peserta kafilah (Konkep_red) yang mendapat juara Satu dikelasnya akan diberi bonus masing-masing Rp.5 juta, juara Kedua Rp.3 juta dan juara Tiga Rp.2 juta,” kata Nur Sinapoy, Jumat (14/03).
    Menurutnya, pemberian bonus kepada qari-qariah ataupun peserta lainnya yang berprestasi, merupakan hal yang wajar bagi setiap iven kegiatan, apalagi ini merupakan syiar Islam yang sangat bermanfaat bagi kemaslahatan umat.
    Ia mengatakan, walaupun Konkep  baru menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) Empat bulan terakhir, namun ia optimistis, Empat dari 10 mata lomba yang diperlombakan itu akan bisa diraihnya.
    “Rasa optimis kami sebagai daerah baru yang ikut di ajang tingkat provinsi ini bisa menjadi yang terbaik pada ajang MTQ tahun 2014 ini, karena sekaligus akan mengembalikan kejayaan bagi qari-qariah masa lalu yang pernah mengharumkan nama Sultra di tingkat nasional,” tandasnya.
    Sebut saja, Hj. Siti Marlina (almarhumah) ,mantan qariah nasional juara Kedua adalah merupakan putri Wawonii, Muhammad Tahir pernah menjadi harapan satu tingkat nasional dan Hj. Runiah juga keluar sebagai harapan nasional yang mewakili Sultra di tingkat nasional.
    Dengan kesemua mantan qari-qariah itu, kejayaan masyarakat Wowonii akan kembali mengukir sejarah baru dalam ajang baca Al Quran, hafalan atau tafsir Al Quran yang dilombakan pada MTQ tersebut.
    Nur Sinapoy menambahkan, sebanyak 150 orang yang tergabung dalam kafilah asal Konkep, sebanyak 25 orang diantaranya merupakan peserta yang ikut dalam pertandingan pada MTQ.
    Menyinggung adanya beberapa warga Konkep yang direkrut oleh kabupaten lain ikut pada MTQ, mantan Sekda Konawe itu mengatakan itu tidak dipermasalahkan sepanjang daerah yang merekrutnya itu tidak dirugikan.
    Pada MTQ XXV Tahun 2014 ini, Konawe Kepulauan mengandalkan qari-qariah pada kategori qari dewasa dan qari remaja, hafalan Al Quran, serta lomba qasidah. (Azis-ant/Pudo)

    Sukseskan MTQ, PLN Siapkan Cadangan Pembangkit Listrik

    Bombana, (Seputar Sultra) --- Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Sultra ke XXV, Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menyiapkan cadangan pasokan listrik.

    General Manager PLN wilayah Sultan Batara (Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara dan Utara) Ir Yudi Winardi Wijaya, mengungkapkan hal itusaat berkunjung di Rujab bupati Bombana, Sabtu (1/3/2014).
    Menurut Yudi Winardi, sering terjadinya pemadaman listrik di wilayah Bombana selama ini karena sistem jaringan Bombana menggunakan sistem terbuka, sehingga gangguan alam sering terjadi seperti gangguan binatang dan ranting pohon yang menyentuh kabel terbuka.

    “Kami sudah benahi gangguan ini sedikit demi sedikit, karena menghadapi MTQ yang beberapa minggu lagi. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat baik untuk membentuk moral, tentunya PLN akan membantu pemerintah untuk menyukseskan kegiatan ini,” kata Yudi.

    Setelah mengkroscek di lapangan tepatnya di kantor PLN cabang Bombana, kemampuan mesin saat ini sudah cukup dengan kekuatan 5,5 Mega Watt (MW), sementara beban puncak 4,3 Mega Watt (MW). ”Kalau untuk mesin memang sering rusak, mesin itu kan jalan setiap hari 1×24 jam. Jadi mesin mana yang tahan kalau jalan setiap hari. Untuk itu kami selalu melakukan perawatan mesin,” ujarnya.

    Dikatakan, untuk penambahan daya listrik tetap ada karena tingkat kebutuhan listrik di masyarakat nantinya akan bertambah seperti di rumah, hotel dan lainnya.

    Bupati Bombana Tafdil mengatakan, kehadiran GM PLN Wilayah Sultan Batara ini setidaknya bisa memberi solusi atas masalah listrik yang dialami masyarakat Bombana selama ini.

    “Salama ini Bombana selalu disibukkan dengan komen pemadaman lampu secara bergilir, boleh dikata dalam satu hari itu bisa mencapai 10 kali pemadaman. Dengan hadirnya GM ini, diharapkan bisa menjawab keresahan masyarakat selama ini,” ujar Tafdil. (Ridho)
     
    BannerFans.com
    BannerFans.com
    BannerFans.com
    Support : Seputar Sultra Copyright © 2011. Seputar Sultra - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger